Tags

, , , , ,

Faktanya, musik mengiringi perjuangan politik dalam sejarah yang terekam: selebaran protes di Eropa pada Abad Pertengahan, tradisi panjang dari penyanyi-penyanyi Amerika Latin, penyanyi kalipso di Trinidad yang muncul di dekade 1920, massa Afrika Selatan yang melawan apartheid, lagu-lagu nasionalis dari pemberontakan Irish, tradisi twoubadou di Haiti, rai di Algeria, dan masih segudang lainnya.

Salah satu tujuan utama buku ini adalah untuk menemukan sisi penting dari budaya secara umum, dan khususnya musik di pergerakan sosial.

 “A song is just a song,” ujar Seeger. “But who knows what future souls will be strengthened by tehse songs?”

Musik folk dari Almanacs dan para suksesornya yang diproduksi pada dekade 40 dan 50-an memang berhasil memelihara identitas penyelenggara dan aktivitas di era itu, namun sejujurnya tak berhasil menarik lebih banyak pengikut. Satu generasi berlalu, karya-karya mereka menjadi inspirasi dan model dari musik yang kemudian bergantung secara nasional dan menjadi salah satu bagian integral dari pergerakan massa di sejarah Amerika. Kesuksesan arus utama dari musik pop wanita di 1990-an dibentuk dari upaya pionir lesbian dan feminis 20 tahun sebelumnya. “It’s not always something that happens right away—the Big Bang,” tukas Bruce Springsteen.

Billy Bragg mengatakan bahwa pahlawan musiknya tidak mengubah dunia, namun mengubah persepsinya pada dunia. Mengubah persepsi dan definisi jelas dibutuhkan dalam proses mengubah dunia. Pembingkaian situasi memang tak cukup untuk menentukan kesuksesan pergerakan, namun itu adalah salah satu bahan penting. Kekuatan musicking dalam hal ini memang sangat kuat, membantu menciptakan, mempertahankan, dan mensirkulasikan etos umum yang mendorong, mendukung, dan bahkan memberi mandat pada aktivitas pergerakan. Banyak faktor di dalam etos ini—emosi, kepercayan moral, pencarian tujuan, kalkulasi rasional, dan keinginan untuk terlihat keren—sebuah jaringan pesan dan makna yang bersama-sama mendukung komitmen terhadap sebuah pergerakan.

Sebagai sebuah bentuk budaya, musicking memberikan sebuah kesempatan untuk mencapai orang-orang yang bisa jadi menghindari atau tidak percaya dnegan jenis komunikasi sosial politik lainnya. Sebagai sebuah deklarasi publik, musicking memberi peredaran gagasan dan perasaan, menyebarkan itu semua sesimpel dengan bernyanyi dan mempedengarkannya, dan lalu memberi mereka semacam legitimasi kolektif melalui perayaan. Sebagai sebuah aktivitas pergerakan, musicking memberikan sebuah ritual kolektif akan komitmen, di mana portabilitasnya memungkinkannya untuk terus menjadi bagian dari keseharian anggota pergerakan itu sendiri, memperkuat komitmen mereka bahkan di saat aktivitas pergerakannya sedang vakum.

Budaya dan musicking adalah krusial dalam membuat proses aktivitas menjadi atraktif dan bermakna. Tentu saja, tujuan utamanya adaaah mendapatkan perubahan ekonomi, sosial, dan politik dari motivasi untuk mengusahakannya, namun gol-gol itu faktanya adalah “eventual” atau tujuan akhir. Prosesnya sendiri harus bisa memberikan sesuatu bagi orang-orang yang terlibat sebelum jalan panjang emnuju tujuan akhir itu tercapai. Perasaan solidaritas, persatuan, keyakinan moral, dan signifikansi sejarah sendiri adalah keuntungan dari pergerakan itu, dan perasaan-perasaan ini adalah hasil dari pengalaman dan pembingkaian budaya dari pengalaman itu. Secara krusial, musicking memberikan keriaan budaya kepada urusan politik yang serius. Singkatnya, musik membuat kehidupan pergerakan menjadi lebih menyenangkan.

Tapi, budaya bukanlah kemewahan dalam pergerakan, melainkan komponen esensial. “It is our ability yo inspire that will make the difference,” ujar aktivis buruh, Joe Uehlein. Adalah kombinasi antara kekuatan musik dan sajak dalam lirik yang memberikan inspirasi, atau juga performa panggung. Inspirasi juga kerap muncul dari persona musisi. Dalam banyak medium ini, musicking memberikan jalan untuk melahirkan dan mempertahankan komitmen, tak hanya dalam momen performa publik namun dalam berbegai momen privat dari kehidupan individu.

Musicking pada akhirnya memang paling kuat jika terhubung dnegan pergerakan, mengendarai aliran energinya atau membantu untuk menciptakannya. Judy Small menjelaskan,”…without the doings the music isn’’t going to do a thing. But then again, withoit music I think the doings would be a whole lot harder.”

 

Advertisements